I want to sing like the birds sing, not worrying about who hears or what they think.

Thursday, September 23, 2010

terima kasih untuk entry sebaik ini...


assalamualaikum

blog kak aishah best. memang su selalu pergi blog dia tiap kali ada entry baru. su suka sangat baca tulisan dalam blog tu sebab semua yang kakak ni tulis memang masuk terus dalam jiwa. owh mungkin jiwa su sahaja orang lain tidak. su selalu baca secara senyap-senyap dan diam-diam, dan tak pernah tinggalkan comment kat blog kak aishah ni. pernah juga su sebut pasal kak aishah ni dalam entry sebelum-sebelum ni. tapi setakat ni belum pernah lagi su bertegur sapa dengan penulisnya. tak tahu macam mana nak contact dia. mungkin boleh kut hantar emel dekat dia. tapi masih belum cuba. insyaAllah satu masa nanti.. 

yang menarik, su nak kongsi sesuatu yang kak aishah tulis kat blog dia. boleh terjah blog kak aishah atau entry ini,
rawan perawan




buat tatapan kalian duhai insan mulia kurniaan tuhan. yang dari kesunyianmu kami diciptakan. ini jerit perih kami dari usai malang bertindih. ini suara kami dari bahagia yang memenuhi setiap rintih. ini doa kami selepas jatuh tak berluka, bangun tak bermercu tanda. yang menyaksikan cuma Sang pencipta dan hati-hati yang sudi berkongsi rasa.


buat kalian, yang pernah bergelar kekasih.

telah kami tinggalkan kalian dalam ragu yang amat dalam atau yakin yang keterlaluan. telah kami lepaskan kalian dalam tidak semena-mena keadaan. telah kami buang kalian jauh agar tak lagi meneman perjalanan. kalian sejarah yang tak diagungkan. kalian kenangan yang tak terpadamkan. yang pastinya, kalian mungkin bukan yang tuhan takdirkan. jadi berhentilah kalian di sana. di tempat terakhir kami letakkan. berhenti di sana dan jangan mengekori. berhenti di sana dan jangan datang lagi. jika ada manis disimpan, jika ada pahit ditelan, semoga kalian tabah menghadam. kerana kami juga bukan yang paling cekal. bimbang jiwa rapuh diusik silam.

kurang faham?
bahasa mudahnya. jika kalian telah kami tinggalkan. jangan datang lagi. jangan lagi kami dicari.
bukan bosan atau benci. tetapi perempuan yang berbuat keputusan tak akan sekali memandang ke belakang. kalian tahu kan?


buat kalian yang ajnabi.

kalian itu kami jumpa sehari-hari. kalian teman sekuliah,sepejabat, rakan sekolah, lelaki asing, kawan baik abang kami, lelaki di kedai mamak, jejaka di kedai buku, si muka bersih di tangga masjid, lelaki kacak di LRT, penulis blog yang seharian membaca tulisan kami,atau teman kepada kawan baik kami. kalian, lelaki ajnabi. si asing yang tak kami kenal dan tak perlu kami kenal lagi. bantulah kami. bantu kami mencari redha Ilahi. bantu kami menjaga mahkota kami. bantu kami merasa selamat walau berjalan sendiri. bantu kami merasa bagai perempuan suci. kalian yang punya mata memandang, punya hati merasa, kami mohon jangan dilanjutkan cerita. simpankan segala detap jantung dan rasa jatuh suka, buat saat yang lebih bermakna. dan saatnya kalian benar-benar mahu berjalan bersama ke syurga. pilihlah jalan yang dipandang mulia, pilihlah jalan terhormat agar kami punya rasa bangga. agar ibu ayah kami merasa sejuk di dada. menerima kalian sebagai keluarga. bila benar-benar sudah tiba itu saatnya.

kurang faham?
bahasa mudahnya, jangan kami dipandang, ditegur, diberi harapan, diajak berkenalan, diajak menikah, diajak berpacaran sehingga kalian bersedia, menjadi imam di dunia hingga ke syurga.


buat kamu yang aku tunggu.

tolong biarkan aku terusan begitu. tolong jangan dilukakan hatiku. tolong jangan buat aku cemburu. tolong beritahu jika kamu pun menunggu. tolong berikan padaku harapan palsu. agar mereka yang datang dapat kutolak dengan alasan. agar mereka yang mengganggu tak dapat menggoyahkan hatiku. tolong jangan buat aku keliru. tolong jangan senyum padaku. tolong ikut rentak gilaku. tolong. tolong aku mencapai syurga itu, sebelum tiba waktunya untukmu. tolong aku mengenal sebenar Cinta sebelum bersama kamu. tolong aku bantu kamu bersedia menjadikan aku ketua bidadari syurga. tolong buat aku tersenyum, saat mengingat manisnya bidadari di sana menebar hamparan buat kita berdua. tolong jangan jatuh hati padaku. saat cintaku masih belum untukmu.

kurang faham?
bahasa mudahnya, aku sendiri tidak pasti apa yang aku mahu. jadinya, tolong bersabar denganku.


duhai tuan-tuan yang kami muliakan, si lelaki kuriaan Tuhan

kalian redahlah seluas lautan. kalian naiklah setiap penerbangan yang menyeberang benua utara selatan. kalian datanglah kerumah dengan seribu kuntum mawar merah. kalian merayulah hingga berair mata darah. takkan ada kisah yang tertulis tanpa ditakdirkanNya sebelum kita mengatur langkah.

jadi kita berserah.

jadi kalian biarkanlah kami menjadi perawan. yang bisa saja pernah disunting atau tercemarkan dek sang kumbang. atau tak pernah terlihat walau sinci keindahannya. kalian benarkan kami menjadi perawan, yang tidak lagi dijajah hatinya dengan cinta sayang tak bermakna dari kalian yang sia sia. kalaian bantulah kami menjadi perawan yang elok budi, jernih hati, cintanya suci.

kalian benarkan kami menjadi perawan berseri. yang hanya diusik takdir dari Ilahi. yang cuma diikat dengan sehalal ikatan dengan sang ajnabi.

tolong. benarkan kami menjadi perawan di hati. di sini hingga tiba waktunya nanti. bila kalian kami benarkan, menghirup sedikit cinta yang dianugerahkan Tuhan.



setelah Dia memenuhi setiap ruang, dalam hati seorang perawan.





yang ini untuk awak..............
"bahasa mudahnya. jika kalian telah kami tinggalkan. jangan datang lagi. jangan lagi kami dicari. bukan bosan atau benci. tetapi perempuan yang berbuat keputusan tak akan sekali memandang ke belakang"






~satu juta terima kasih buat penulis blog ini (*^_^*)


6 comments:

diriku said...

oo..no turning back lh ek..

Kuman Chaos said...

fullamak... bacaan yg menusuk jiwa..
nak kena link nih... :)
kuman "jutawan" Entry

Belleza~ said...

diriku : iya..

kuman chaos: sangat..

arboqskii said...

menarik..~

Belleza~ said...

arboqskii : menarik..

aina mardiah said...

interesting :)